Air Terjun Cengkehan/Seribu Batu
Sangat banyak obyek wisata di kabupaten Bantul, Namun masih banyak pula yang belum maksimal dikelola sehingga tidak banyak terekspose yang mengakibatkan tidak banyak kunjungan. Seperti halnya dengan air terjun Seribu batu namun karena berada di dusun cengkehan maka sering disebut juga Air terjun cengkehan. Kawasan air terjun ini pada dasarnya sangat menarik dengan bebatuan cadas yang ada membuat suatu pemandangan yang menakjubkan di tambah dengan kawasan yang masih banyak ditumbuhi pepohonan yang menjadikan suasana alami sangat terasa.
Air terjun ini berada di dusun cengkehan , Giriloyo, wukirsari, Imogiri Kabupaten Bantul atau berada didekat Makam Giriloyo. Air terjun seribu batu atau Air terjun Cengkehan ini berada dikawasan pegunungan sehingga untuk mencapai lokasi ini memang harus sedikit ekstra hati hati, karena kondisi jalan berupa batu batu curam dan agak licin yang cukup memberikan tantangan tersendiri. Air terjun ini merupakan aliran sungai yang berhulu di pegunungan mabul dan berhilir di sungai Oyo yang selanjutnnya mengalir ke Parang Wedang.Ketinggian air terjun ini tidak terlalu tinggi hanya sekitar 4 hingga 6 meter saja.
Keberadaan air terjun ini dipercaya memiliki khasiat berupa membuat awet muda dan mempererat hubungan suami isteri. Tempat ini sangat cocok bagi pecinta ecotourism dan pleaksanaan kegiatan outbond. Fasilitas yang masih minim mungkin yang membuat tempat ini sepi pengunjung. Untuk menikmati air terjun ini belum ada biaya retribusi namun hanya biaya parkir dipintu masuk yang memanfaatkan rumah penduduk,. Dan waktu yang diperbolehkan ketempat ini mulai jam 09.00 WIB sampai dengan pukul 15.00 WIB, hal ini karena jarak dari tempat parkir yang cukup jauh yakni memakan waktu kurang lebih 15 menit perjalanan kaki dan suasana yang sangat gelap jika sudah terlalu malam karena memang belum ada penerangan yang memadai sepanjang jalan menuju tempat ini.
Sedangkan rute yang ditempuh sama dengan perjalanan menuju makam giriloyo dari Yogyakarta yakni setelah Jembatan Karangsemut
belok kiri hingga menemukan percabangan jalan ambil yang arah kiri hingga menemukan gerbang Desa wisata Wukirsari ikuti jalan tersebut hingga menjumpai percabangan lagi yang membentuk huruf Y ambil yang kanan dan sesampainya di lokasi makam Giriloyo ambil arah kekanan maka hingga ujung jalan dan anda bisa memarkir kendaraan anda di area tersebut kemudian berjalan kaki menyusuri jalan bebatuan untuk menuju ke lokasi tersebut.
belok kiri hingga menemukan percabangan jalan ambil yang arah kiri hingga menemukan gerbang Desa wisata Wukirsari ikuti jalan tersebut hingga menjumpai percabangan lagi yang membentuk huruf Y ambil yang kanan dan sesampainya di lokasi makam Giriloyo ambil arah kekanan maka hingga ujung jalan dan anda bisa memarkir kendaraan anda di area tersebut kemudian berjalan kaki menyusuri jalan bebatuan untuk menuju ke lokasi tersebut.
How to get there :
- Dengan Kendaraan umum turun di pertigaan setelah jembatan Karangsemut, dan dilanjutkan perjalan menuju desa wukirsari
- Denga menggunakan kendaraan pribadi baik roda empat maupun roda dua.
No comments:
Post a Comment